Biar nan jelita khan ada di puncak Sejati diri menyapa langit nan biru Permai indah selalu dalam asa Terukir kata indah dalam cerita Duhai laras nan anggun Menanti diri tuk selalu tersenyum Sapaanmu biru dan memerah Namun edelweis tersenyum untuk selalu Hilang saat pinus dan cemara Menjaga rasa hingga sejuk terpana Butiran embun kemilau memancar rasa Pelangi menawarkan rasa Duhai engkau putih yang selalu bertebing (by : Rujiko) | |
CAMAR DI GELOMBANG PASANG Ada di antara buih Tersibak angin di ujung cakrawala Nun jauh camar menari dan melayang Indah dan cantik dibawa angin gelombang pasang Kala itu pelangi merona penuh warna Nan indah dan anggun Bak irama nan merdu mendayu Disisi hati yang murni berseri Duhai yang jauh di sana Ada apa nian dikau Yang dulu bak camar itu Tak ada lagi nyanyianmu Duhai yang indah di sana Buai katamu hilang Rona menawanmu tertunduk Bak kehilangan kata-kata Camar yang indah Hidup ini indah Biar seperti air mengalir Ikutilah sayapmu tuk kembali terbang Duhai yang menawan hati Pandanglah Edelweis di sana Khan selalu abadi tuk tersenyum Bersama itu kau khan menemukan indahnya hidup (by:Rujiko)