Langsung ke konten utama

Edelweis















Edelweis

Biar nan jelita khan ada di puncak
Sejati diri menyapa langit nan biru
Permai indah selalu dalam asa
Terukir kata indah dalam cerita

Duhai laras nan anggun
Menanti diri tuk selalu tersenyum
Sapaanmu biru dan memerah
Namun edelweis tersenyum untuk selalu

Hilang saat pinus dan cemara
Menjaga rasa hingga sejuk terpana
Butiran embun kemilau memancar rasa
Pelangi menawarkan rasa

Duhai engkau putih yang selalu bertebing


(by : 
Rujiko)





Postingan populer dari blog ini

Camar Di Gelombang Pasang

CAMAR DI GELOMBANG PASANG Ada di antara buih Tersibak angin di ujung cakrawala Nun jauh camar menari dan melayang Indah dan cantik dibawa angin gelombang pasang Kala itu pelangi merona penuh warna Nan indah dan anggun Bak irama nan merdu mendayu Disisi hati yang murni berseri Duhai yang jauh di sana Ada apa nian dikau Yang dulu bak camar itu Tak ada lagi nyanyianmu Duhai yang indah di sana Buai katamu hilang Rona menawanmu tertunduk Bak kehilangan kata-kata Camar yang indah Hidup ini indah Biar seperti air mengalir Ikutilah sayapmu tuk kembali terbang Duhai yang menawan hati Pandanglah Edelweis di sana Khan selalu abadi tuk tersenyum Bersama itu kau khan menemukan indahnya hidup (by:Rujiko)

Melintas Waktu

Bila Ada Seperti cahaya kunang Tak terlihat gelap Hanya berkilau dan berkedip Seakan daun mata yang berangin - angin Tak terasa gelapnya Bila ada sinar kembali Temarampun kembali terang Seakan dunia bermandikan surya Hanya itu bila ada (by : Rujiko)