Kemudian aku tertegun untuk melangkah lebih jauh. Kini nafasku sudah tak kuat untuk mempertahankan ini semua. Aku mencoba untuk bangkit kembali. Satu hal yang aku tak mengerti apakah aku masih mampu untuk merajut cita dan cinta. Di sisi hati ini sebenarnya amatlah lelah. Namun aku harus tetap bertahan walau semuanya sudah hambar. Dan kemudian akhirnya aku memutuskan untuk memahami makna ini semua. Tapi hati ini seperti tersayat dalam-dalam. Entah apa yang aku rasakan...tak karuan dalam benak ini. Sehingga ada dalam setiap langkah dan setiap waktu terlukis di sela-sela ketidak mampuanku. Aku harus bisa berdiri dan berlari sekencang mungkin untuk menjauh dan jauh hingga tak tampak. Kemudian aku tertegun dan berfikir di saat angin menerpa tiba-tiba..ada apa ini dalam diriku...kenapa aku harus seperti ini. Tidak..aku harus berdiri...dan harus. Toh semuanya tak ada yang mengerti....hanya aku dan Tuhanku.